SELAMAT DATANG DI BLOG PENDIDIKAN WASIT WICASONO

Rabu, 25 Agustus 2021

Bincang Ringan Tentang Sekolah penggerak

Laporan Home Visit Part 2

Monev Simulasi ANBK EDIT

SIMULASI ASESMEN NASIONAL TINGKAT SMP 2021

Simulasi Asesmen Nasional 23 – 26 Agustus 2021 khususnya untuk Sekolah Menengah Pertama.
Persiapan perangkat dekstop sudah dilakukan jauh-jauh hari,pemasangan software untuk server dan client, serta sinkron data server, kegiatan tersebut dilakukan Sabtu, 21 Agustus 2021 melibatkan bapak Ahmad Muzayin sebagai wakil kesiswaan, bapak Arief prasetiyawan sebagai Kepala Laboratorium, bapak Endapit sebagai penanggung jawab labor TIK, bapak Syagiran Sebagai Proktor, dan bapak Choirudin sebagai Teknisi.
SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo dan dua Sekolah Dasar, yaitu SD N 74/VIII Rimbo Bujang dan SD N180/VIII Rimbo Bujang mengikuti kegiatan tersebut dalam beberapa tahap dan sesi di laboratorium TIK SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo Diawali dengan pengecekan perangkat keras berupa dekstop, dilanjutkan dengan pengecekan jaringan antara dekstop ke server atau sebaliknya, pekerjaan tersebut dilakukan oleh teknisi. Berikutnya instal VHD server, Exambrow Client, Exambrow server, dan sinkron yang dijadwalkan sabtu, 21 Agustus 2021 pukul 16.00 wib, menjadi tanggung jawab Proktor.
Kegiatan Asesmen Nasional menuntut spesifikasi spesifikasi yang harus memenuhi standar yang telah ditentukan.

Sabtu, 21 Agustus 2021

KERINGAT dan INTAN BERLIAN

Oleh: Wasit Wicasono


Renungan guru di masa pandemi,
Semoga menjadi syukur dan motivasi diri.


Seseorang datang membawa sebongkah intan/permata/berlian ditangan kanannya dan membawa seember keringat ditangan kirinya.


Keringat itu yang telah dikeluarkan untuk menemukan sebongkah intan/permata/berlian, tanpa keringat itu tidak ditemukan intan/permata/berlian.


"Bisakan keringat itu dijual dengan harga yang sama dengan harga intan/permata/berlian?"


"Apakah keringat akan berharga senilai intan/permata/berlian? Tidak!"


Keringat itu adalah suatu usaha, upaya, yang dilakukan oleh guru, untuk menemukan siswa bak intan/permata/berlian, melalui berbagai cara.


Betapa mulia dan ikhlasnya guru. Hingga dalam setiap kepintaran, dan kesuksesan laksana kilau intan/pertama/ berlian itu, ada tetes keringatmu. Keringat yang menetes melalui usaha, upaya tak kenal waktu.
PTM
PTMT
PJJ
BDR
DARING
LURING


Biarkan keringat itu menguap, menuju alam hakiki disisi Ilahi Rabbi, melalui jalur ketulusan keikhlasan yang tiada henti.


Wasit Wicasono. 

22Agustus2021

SMPN 30 Tebo Home Visit

Rabu, 18 Agustus 2021

SMPN 30 Upacara HUT RI Penuh Khidmat

SMP Negeri 30 Tebo Upacara HUT KE-76 RI Penuh Khidmat


Mengenang 76 tahun yang lalu Bung Soekarno dan Bung Hata memproklamirkan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Hal ini menjadi tonggak sejarah bangsa Indonesia. Indonesia merdeka telah berusia 76 tahun. Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

Selasa, 17 Agustus 2021 SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo Memperingati Hari Ulang Tahu Kemerdekaan Republik Indonesia. Peringatan dutandai dengan upacara bendera terbatas GTK tanpa peserta didik. Formula terbatas dan dengan jarak protokol kesehatan. Pelaksanaan dari awal hingga akhir penuh khidmat.


Bertugas dalam upacara tersebut Kepala Sekolah, bapak Wasit Wicasono, S.Pd sebagai Inspektur Upacara. Bapak Hermansah, S.Pd guru PJOK sebagai komandan upacara. Ibu Risella sebagai pembaca susunan acara. Bapak Sutiono sebagai pembaca teks proklamasi. Bapak Adina Suryadi, S.Pd sebagai pembaca teks Pembukaan Undang Undang Dasar tahun 1945. Bapak Arif Ariyanto, S.Pd sebagai pembaca Doa. Bapak Chrisna Diatwika Subandi, S.Pd sebagai pembawa teks pancasila.

Mahasiswa  dari tiga Perguruan tinggi UNY Yogyakarta, UNP Sumatra Barat, dan FKIP PGRI Sumatra Barat
yang sedang praktik lapangan, dilibatkan sebagai petugas pengibar bendera. Mereka diantaranya adalah Eka Nurlaili, Nindi Mellys Fadisa, Ratna Mahendra Tungga Dewi.

   
Tema Nasional HUT Ke-76 Republik Indonesia adalah "'ndonesia Tangguh Indonesia Tumbuh " selaras seiring dengan semangat semua warga Sekolah. Terlihat dari saat mulai mempersiapakan penuh dengan semangat, suka cita dan kekeluargaan hingga pelaksanaan dengan tertip rapi dan khidmat.

Pandemi covid-19 belum berakhir tidak menyurutkan semangat, meski upacara kali ini tidak ada barisan peserta didik yang mengikuti upacara, namun tak mengurangi kemeriahan khidmat dan sangat menyentuh pelaksanaan upacara kali ini. Dengan demikian semua lelah dalam persiapan terbayarkan dan tergantikan dengan upacara yang dilaksanakan sangat hikmat.


Puji syukur dan Terima kasih yang mendalam kepada Allah SWT, atas semua karunia ini, juga teruntuk pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Merdeka tidak hanya berhasil mengambil alih sebuah bangsa, namun merdeka akan diaplikasikan di segala aspek kehidupan.

Jayalah Indonesiaku, kini dan nanti, kami berjuang melalui bidang pendidikan akan terus meningkatkan kemampuan baik akademik maupun non akademik menuju kualitas pendidikan dengan tantangan teknologi dan Tantangan abad-21.

Senantiasa akan selalu Membuat karya yang menginspirasi semua orang dan membangkitkan semangat untuk berprestasi.
Salam Merdeka. 

Upacara Bendera Peringatan HUT KE-76 Republik Indonesia

Minggu, 15 Agustus 2021

PENULISAN IJAZAH DENGAN KEHATI-HATIAN

Penulisan Ijazah Hindari Kesalahan permanen. 

Dokumen resmi dari pemerintah melalui kementerian pendidikan satu diantaranya adalah ijazah. Ijazah diberikan kepada peserta didik atau mahasiswa setelah menyelesaikan program pembelajaran dan syarat lain yang telah ditentukan oleh sekolah atau lembaga.


Banyak kendala sehingga seseorang harus bolak balik ke sekolah ke kantor dukcapil atau kantor dinas pendidikan karena data pada ijazah ada perbedaan.


Singkron semua data semua dokumen.

Data awal adalah saat membuat akte kelahiran. Setelah terbit akte kelahiran Harus ditinjau ulang data yang tertera pada akte kelahiran tersebut diyakini telah benar.


Data kedua adalah data pada Kartu keluarga (KK) pastikan data pada KK sama dengan data pada akte kelahiran.


Ijazah resmi pemerintah pertama yang akan terbit adalah ijazah Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI). Penulisan Ijazah menggunakan data pada Akte kelahiran. Atau Dokumen lain yang sah dan dapat dipertanggung jawabkan.


Data di Ijazah tidak sama dengan dokumen akte atau KK.
Ijazah resmi terbit data tidak sesuai. Ada beberapa kemungkinan diantaranya:
1. Kesalahan penulisan oleh sekolah/madrasah.
2. Perubahan dokumen awal yang tidak/belum diserahkan ke sekolah hingga penulisan ijazah.
3. Perubahan dokumen awal setelah ijazah diterbitkan.


Alternatif Solusi penyesuaian data dokumen.
1. Mengganti dokumen ijazah alasan kesalahan penulisan dengan cara mengajukan penggantian blangko ijazah oleh sekolah kepada dinas sebelum berganti tahun pelajaran.
2. Surat keterangan kesalahan penulisan ijazah oleh satuan Pendidikan atau dinas.


Catatan:
Dokumen kependudukan pada dukcapil terintegrasi dengan data kependidikan DAPODIK, secara online dan real-time. Untuk itu perlu kehati hatian dalam memberikan data. Menuliskan data, mengeluarkan dokumen.


Meskipun selalu ada solusi namun kerepotan individu saat konfirmasi perbedaan data mencari atau membuat surat keterangan (suket) akan menguras tenaga dan konsentrasi.


Saat ini Satuan Pendidikan sedang menulis Ijazah. Mari dengan teliti dan hati hati. Segera selesaikan. Cek ulang kebenarannya. Segera buat berita acara kesalahan penulisan jika ada dan meminta penggantian blangko ijazah yang baru

.

Semoga bermanfaat
Wasit Wicasono

SUSUNAN UPACARA HUT RI

SUSUNANNYA UPACARA
PERINGATAN HUT KE-76 RI
(Pelaksanaan di Lingkungan Sekolah)

Oleh Wasit Wicasono
SMP NEGERI 30 Kabupaten Tebo

1. PEMIMPIN UPACARA MEMASUKI LAPANGAN  UPACARA BARISAN DISIAPKAN

2. PEMBINA UPACARA MEMASUKI LAPANGAN UPACARA

3. PENGHORMATAN KEPADA PEMBINA UPACARA

4. LAPORAN PEMIMPIN UPACARA KEPADA PEMBINA UPACARA BAHWA UPACARA SIAP DIMULAI

5. PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH DIIRINGI LAGU INDONESIA RAYA, PENGHORMATAN DIPIMPIN OLEH PEMIMPIN UPACARA

6. MENGHENINGKAN CIPTA DIPIMPIN OLEH PEMBINA UPACARA

7. PEMBACAAN TEKS PANCASILA OLEH PEMBINA UPACARA, DIIKUTI PESERTA UPACARA

8. PEMBACAAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945

9. PEMBACAAN TEKS PROKLAMASI

10. MENYANYIKAN LAGU WAJIB NASIONAL

11. PEMBACAAN DOA

12. LAPORAN PEMIMPIN UPACARA KEPADA PEMBINA UPACARA BAHWA UPACARA SELESAI

13. PENGHORMATAN KEPADA PEMBINA UPACARA

14. PEMBINA UPACARA MENINGGALKAN LAPANGAN UPACARA

15. UPACARA SELESAI BARISAN DIBUBARKAN

PENULISAN UCAPAN HUT RI YANG BENAR

Penulisan sesuai kaidah Bahasa Indonesia:

1. Dirgahayu Republik Indonesia 
2. Dirgahayu RI
3. Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia
4. Ulang Tahun  ke-76 Republik Indonesia
5. Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia
6. Peringatan Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia
7. Selamat Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia
8. HUT Ke-76 RI

Bagaimanapun kita ingin mengucapkan syukur dan berterima kasih atas kemerdekaan Republik Indonesia. Namun ada baiknya kita terus berbenah penggunaan bahasa di ruang publik untuk menyetandarkan Bahasa Indonesia. 


Wasit Wicasono

SKENARIO PEMBUATAN KONTEN HUT

kenario Memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. 

SMP NEGERI 30 Kabupaten Tebo. Selasa 17 Agustus 2021


Pusat konten: Teras depan kantor Guru hingga kantor KS.


Properti:
Bendera Merah Putih ruang kelas berjejer di teras beraturan.
Meja kursi prasmanan dan TUMPENG berjejer jarak beraturan. pot kembang hiasan.
Sound system Terpasang STANBY lagu INDONESIA RAYA satu stanza.


REKAMAN VIDEO:
1. Tayangan SPANDUK SEPANJANG PAGAR memeriahkan HUT, Gerbang Sekolah dan Papan Nama Sekolah, Spanduk HUT KE-76 RI.


2. Aktivitas GTK secara natural, Bendera Merah Putih dan atribut lain yang berjejer di teras, tumpeng dan keindahan lainnya.


3. Video Langit dan BENDERA MERAH PUTIH di tiang bendera UTAMA, saat SUARA SIRINE BERKUMANDANG. 


4. Video GTK menghentikan aktifitas, Bergegas mencari posisi nyaman di tempat berbeda beda.


5. Sirine berhenti Aba-aba SIAP BERKUMANDANG dari seseorang (Guru PJOK) GTK Mengubah posisi SIAP MENJADI SIAP DAN TEGAP.


6. DIPERDENGARKAN LAGU INDONESIA RAYA (melalui SOUND SYSTEM) dengan VOLUME KERAS MEMBAHANA. GTK Mengikuti menyajikan.


7. Lagu selesai, Instruksi ISTIRAHAT DI TEMPAT, dan bubar, GTK bubar dan saling Mengucapkan Salam Kemerdekaan saat bertemu dengan GTK lainnya, dengan ISYARAT TANGAN MENGEPAL 


Sambil berjalan menuju Prasmanan dan Tumpeng HUT RI. 


8. GTK menikmati HIDANGAN.


9.SELESAI.....


Demikian skenario pembuatan konten. 

Semoga bermanfaat



Wasit Wicasono

Hari Pramuka 14 Agustus 2021

AKUN BELAJAR?

AKUN BELAJAR ITU APA? 


Oleh Wasit Wicasono
SMP NEGERI 30 KABUPATEN TEBO


Saat ini hampir semua orang memiliki akun. Setidaknya setiap orang yang memiliki smartphone (HP Android) harus memiliki akun (email).


Akun atau email dipasang pada perangkat (device) HP/Smartphoon sebagai syarat untuk mengunduh berbagai aplikasi atau menjalankan fungsi aplikasi, baik aplikasi bawaan pabrik ataupun aplikasi tambahan.


Biasanya Penjual HP selalu melayani pelanggan, dengan cara membuatkan akun bilamana pembeli tidak memiliki akun (email). Dan umumnya pembeli tidak mengingat akun tersebut, padahal akun sangat bermanfaat.


Sebenarnya Akun (email) fungsi nya lebih dari itu. (Bukan sekedar syarat unduh aplikasi di HP) yaitu berfungsi sebagai alamat surat elektronik (alamat surel)


Dengan akun tersebut kita bisa melakukan transaksi komunikasi, bahkan saat pendaftaran berbagai aplikasi online. Dengan akun email kita dapat kirim pesan, dilampiri berkas foto, video atau berkas file lainnya.


Banyak lagi kegunaan email (akun) yang tidak kita sadari dari dulu hingga entah sampai kapan.


Akun yang kita miliki sebagian kita buat sendiri atau dibuatkan oleh orang lain atau dibuatkan oleh pemerintah (goverment). Semuanya memiliki fungsi tujuan dan kelebihan masing-masing.


*Akun Belajar Itu Apa?*
Akun belajar dengan domain @belajar.id  adalah akun yang dibuat oleh pemerintah, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, untuk  siswa, guru dan tenaga kependidikan. Pembuatan akun tersebut melalui data DAPODIK yang terintegrasi dengan data kependudukan dan terkoneksi oleh kementerian.


Sebagai pembuat akun, kementerian memiliki semua alamat akun. Dengan demikian sangat memudahkan kementerian bilamana kementerian melakukan tranfer informasi kepada Pendidik tenaga kependidikan dan peserta didik seluruhnya.


Pemanfaatan akun berbasis online sesuai istilahnya email (elektronik mail) /surel (surat elektronik) saat ini semakin dibutuhkan guru dan peserta didik di saat masa pandemi yang memaksa pembelajaran dilakukan secara jarak jauh (PJJ) diantaranya pemanfaatan Daring.


Mengapa disarankan memakai akun belajar.id? sementara sebagian sudah memiliki akun pribadi?


Alasan pertama adalah terkoneksi dengan kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.
Alasan kedua adalah fasilitas lebih banyak diberikan oleh google saat kita menggunakan akun belajar.id dibandingkan menggunakan akun biasa. Dan mungkin ada alasan baik lainnya.


Kelebihan akun belajar.id adalah, besaran ruang simpan data pada DRIVE, dengan kapasitas tidak terhingga, sementara DRIVE dari akun biasa hanya 15 GB. Kecuali itu masih ada beberapa kelebihan lainnya untuk guru dan siswa saat menggunakan akun belajar.id. saat transaksi pembelajaran.


Mungkin pemahaman saya kurang lengkap, namun demikian beberapa informasi tentang pemanfaatan akun belajar.id. yang saya serap dan telas saya rasakan.


Andai belum semua dapat dibuktikan, setidaknya melaksanakan program pemerintah untuk mengaktifkan akun belajar, atau memanfaatkan akun belajar.id menjadi wujud bakti kepada pemerintah.


Cara mengaktifkan akun belajar.id sebagai berikut:
1. Menggunakan KOMPUTER, buka browser tulis mail.com, lalu login dengan memasukkan akun belajar.id lalu masukkan password.
2. Menggunakan HP, buka pengaturan buka google, tambah akun. Masukkan akun belajar.id masukkan password.


Bila transaksi informasi dengan sekolah misal PJJ daring silakan gunakan akun belajar.id.


Demikian semoga bermanfaat.


Wasit Wicasono
SMP NEGERI 30 Kabupaten Tebo

PJJ Ciptakan Pembelajaran Terintegrasi dan Pendidikan Karakter

Oleh: Wasit Wicasono 
SMPN 30 Kabupaten Tebo 

Pendidikan dan Pembelajaran tidak akan berhenti ditengah pandemi. Guru kreatif tidak pernah berhenti mencari cara dan solusi. Mereka selalu berusaha pembelajaran tetap berlangsung walaupun tidak tatap muka. Kekhawatiran terhadap learning loss menambah kesadaran guru bahwa pendidikan sangat penting. Pandemi yang mengungkung, menciptakan inovasi pembelajaran baru. 


 Inovasi pembelajaran itu adalah pembelajaran yang terintegrasi antara ilmu pengetahuan dan teknologi serta pendidikan karakter. Silakan guru buktikan masing masing saat pembelajaran jarak jauh dilakukan. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejatinya justru pelayanan pendidikan dan pembelajaran yang bisa mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pedidikan karakter. 


 Saat pembelajaran dilakukan secara Tatap Muka, jarang terjadi guru melayani komunikasi intensif hampir 24 Jam dalam sepekan. Wajar demikian karena pada jadwal tatap muka mereka akan bertemu, dialog bahkan diskusi. Namun juga tidak berlebihan bila mereka juga melakukan komunikasi jarak jauh antara guru dan peserta didik. 


 Saat PJJ komunikasi guru dan peserta didik lebih intensif. Dalam transaksi komunikasi, informasi, dan pembelajaran secara langsung melibatkan teknologi dan pendidikan karakter.

 Dasar Pemikiran: 

1. Komunikasi. Guru dan peserta didik membutuhkan informasi. Mereka akan bertanya dan menjawab. Sementara yang lainnya memperhatikan dan memberikan respon, demikian secara bergantian. Dan setiap peserta didik akan melakukan. Berbeda dengan pembelajaran tatap muka,bisa jadi peserta didik tidak terlibat sama sekali. Dalam berkomunikasi secara langsung belajar komunikasi efektif agar mudah dipahami serta tidak menimbulkan salah paham. Disini terbangun komunikasi dan belajar berkomunikasi aktif dan efisien. 


 2. Saling menghargai. Pembelajaran jarak jauh memerlukan alat perantara untuk berkomunikasi. Perantara tersebut bisa teks, rekaman suara, atau video. Banyak keterbatasan komunikasi menggunakan perantara. Bahasa tubuh, intonasi dan ekspresi tidak selalu dapat disertakan. Pada situasi seperti ini siapapun sedang belajar menghargai orang lain. Pemilihan bahasa, tanda baca, lambang lambang dan simbol akan digunakan dalam komunikasi jarak jauh ini. Bila ceroboh menyampaikan informasi, karena keterbatasan penggunaan bahasa, penggunaan tanda baca atau lambang, atau cara berbicara, bisa menciptakan orang lain tersinggung. Guru dapat memberikan bimbingan dan arahan baik secara klasikal atau secara individu untuk pengetahuan ini. Terciptalah pendidikan karakter peserta didik. 

 3. Transaksi dengan teknologi. Sebagian nagara maju mungkin tidak menjadi kendala peserta didik saat bertransaksi secara digital. Namun untuk kita masih harus dimaklumi. Bukan hanya peserta didik, namun guru juga masih banyak belum terampil bertransaksi secara digital. Saat seperti ini, pada dasarnya semua sedang belajar pemanfaatan teknologi berbasis digital. Sebuah implementasi pendidikan abad 21 yang sebelumnya menjadi sebuah wacana yang sangat sulit. Namun keterbatasan tatap muka, memaksa PJJ dan mendapatkan pengetahuan teknologi. Belum sempurna, kita akui. Namun setidaknya kita telah membuka wawasan teknologi pendidikan. Pembelajaran berbasis teknologi. Berbasis virtual ataupun digital. Kita tidak tertinggal, namun kita harus mulai dari sekarang.

 4. Pemanfaatan perangkat (device), akun dan browser. Hampir tiap anak hingga balita memegang HP/Android/gawai, pemanfaatan umumnya sebagai kamera aktif untuk unggah di media sosial dan bermain atau game online.


 Pemanfaatan perangkat menggunakan akun belajar masih minim. Bahkan merasa keberatan atau kesulitan pemanfaatan. Pada saat ini pada dasarnya sedang melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi.

 Mengenal karakter HP, Tablet, Laptop/komputer dan pemanfaatan akun dan browser. Kesimpulan: Pembelajaran Jarak Jauh tidak meninggal esensial pendidikan. Pembelajaran jarak jauh yang bermakna tetap dapat diciptakan. Semoga bermanfaat. 


 Wasit Wicasono SMPN 30 Kabupaten Tebo.

MONITORING DAN EVALUASI PJJ YANG KONSTRUKTIF

Oleh: Wasit Wicasono
SMP NEGERI 30 Kabupaten Tebo


Seberapa yakin PJJ dapat terlaksana? Apakah PJJ sudah memberikan pembelajaran bermakna? Bagaimana mengetahui keterlaksanaan hingga ketuntasan? Hingga sederet pertanyaan terkait PJJ dan dan kekhawatiran learning loss.


*Filosofi sebuah tujuan*
Tujuan adalah sebuah cita-cita yang akan di capai melalui berbagai usaha atau upaya. Melalui tujuan suatu program dapat terarah. Maka hampir setiap aktifitas diawal kegiatan ditanya tujuan apa?


Untuk mencapai tujuan pendidikan dapat dilakukan melalui berbagai proses diantaranya pembelajaran tatap muka, tatap muka terbatas, pembelajaran jarak jauh baik daring ataupun luring. Kesemua proses memiliki tujuan pembelajaran.



*Idealisme Program*
Diawali direncanakan, dilaksanakan, dimonitor, terakhir dilakukan dievakuasi sambil dilakukan refleksi untuk pengambilan kesimpulan atau keputusan dan sebagai perencanaan tindak lanjut.


Tindak Lanjut dimaknai sebagai perbaikan program pada sesi selanjutnya, tahap berikutnya, siklus berikutnya atau level selanjutnya


Maka kegiatan monitoring dan evaluasi sangat penting dalam pelaksanaan program.


*Siapa pelaksana monitoring dan Evaluasi PJJ*
Setidaknya Kepala satuan Pendidikan dibantu oleh tim pengembang kurikulum sekolah melaksanakan monitoring dan evaluasi PJJ.

 
Namun Pengawas Pembina dan dinas Pendidikan yang membidangi jiga dapat melakukan monitoring dan evaluasi. Bahkan pemerintah daerah sebagai lembaga penjaminan mutu eksternal dapat melakukan monitoring dan evaluasi PJJ.


*Monitoring dan evaluasi yang Konstruktif*.
Monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh siapapun, sebaiknya dengan mempertimbangkan serta melakukan beberapa hal berikut:


1. Pandemi atau darurat COVID-19,
2. Kompetensi guru dan sekolah terhadap pelayanan PJJ belum maksimal
3. Minimnya pelatihan PJJ
4. Keterbatasan infrastruktur
5. Keterbatasan sarana dan prasarana
6. Ketercapaian PJJ yang telah dilakukan oleh Guru atau sekolah
7. Data Guru dan siswa berbasis data PJJ
8. Data lain yang dihimpun guru dan sekolah terkait PJJ.
9. Bersama guru atau sekolah mensyukuri proses yang telah dilakukan.
10.mencatat praktik baik untuk diimbaskan kepada guru bdan sekolah lainnya.
11. Merencanakan tindak lanjut potensi yang kemungkinan bisa dilakukan.
12. Menindaklanjuti kendala yang dialami dengan alternatif lainnya.
13. Membangun kepercayaan, semangat atau sportif, inovatif dan kemandirian.
14.dilakukan secara berkala terjadwal dan terukur.



Terima kasih
Wasit Wicasono

Minggu, 01 Agustus 2021

Mengapa PJJ

Mengapa PJJ?

_A. latar belakang:_*
Pandemi COVID-19 pada level waspada (warna Oranye). Semua harus waspada karena dimungkinkan penyebaran akan lebih tinggi bila ada kerumunan. Perlu perlakuan pembatasan kegiatan. Diantaranya kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan dihentikan.

Selama siswa berada di rumah, tidak ada kerumunan di sekolah, diharapkan menekan angka penyebaran atau mengurangi risiko terpapar. Hal ini memberikan dampak positif, yaitu menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik dan guru serta tenaga kependidikan dari bahaya virus COVID-19. Pendidikan penting, kesehatan utama.

Kekhawatiran tentang _ learning loss_ memaksakan kita berpikir keras bagaimana siswa masih bisa belajar belajar. Siswa tetap  harus mendapatkan pendidikan dan pembelajaran. Sekolah dan guru merancang berbagai bentuk pelayanan pembelajaran.

Keberadaan siswa dan guru yang jauh, terbentang jarak. Guru berada di sekolah sementara siswa berada di rumah. Memunculkan berbagai opsi untuk mendapatkan solusi. Tentu tetap dilandasi keberpihakan pembelajaran kepada peserta didik.

*_B. Mencari solusi:_*
1. "Apa solusi dari keadaan tersebut? "
Pembelajaran jarak jauh (PJJ),istilah lain Belajar dari Rumah (BDR)

2. "Bagaimana caranya?"
Siswa/ orang tua dan guru/sekolah memanfaatkan berbagai alat komunikasi yang ada,misal; telepon, smartphone, android, tablet, laptop, chroombook, komputer, radio, HT, televisi atau lainnya. Baik alat komunikasi yang hanya berbasiskan gelombang radio ataupun  yang terkoneksi dengan signal internet.

Semua itu adalah upaya, alat dijadikan sebagai sarana komunikasi bahkan sebagian sebagai alat transaksi informasi pembelajaran. Baik komunikasi teks, suara, audio visual, video, bahkan berbasis digital dalam jaringan atau luar jaringan.

Beberapa alat dapat juga digunakan sebagai saranaa pertemuan digital di ruang maya atau kelas maya. Hal ini biasa disebut _virtual learning_ atau pembelajaran daring (dalam jaringan).

Solusi lain bila tidak bisa menukar pertemuan menggunakan media adalah, sekali seminggu siswa ke sekolah (terjadwal) mengambil lembar kerja (LK) untuk pedoman mengerjakan di rumah. Tentu dengan protokol kesehatan dengan ketat.

3. "Mana yang disebut daring mana yang disebut luring?
Komunikasi siswa dan guru menggunakan jaringan internet, dinamakan *dalam jaringan* (daring) sementara yang diluar jaringan internet (luar jaringan: luring)

4. "Siapa yang belajar dengan daring dan siapa yang belajar dengan  luring?
Siswa dan guru yang dapat melakukan transaksi komunikasi pembelajaran, menggunakan jaringan internet, mereka disebut melakukan pembelajaran daring. Kesimpulannya diluar itu dinamakan luring.

5. "Kapan waktunya daring, kapan waktunya luring?"
Antara guru/sekolah dan siswa terbentang jarak. Butuh sarana juga waktu untuk memberi tahu kapan dan siapa, akan dimulai  kegiatan daring dan luring. Sebelum disampaikan kepada orang tua siswa sekolah terlebih dahulu melakukan pemetaan tantangan hambatan dan potensi yang ada. Beberapa data telah dimiliki namun karena data bukan permanen perlu pendataan ulang.lebih cepat lebih baik.

Merancang layanan berdasarkan peluang atau potensi. Rancangan berupa beberapa opsi yang dapat memfasilitasi seluruh peserta didik tanpa kecuali. Rancangan juga disertai kemungkinan gagal dan alternatif solusi.

Melakukan komunikasi kepada orang tua atau siswa. Akan dimulai pola pembelajaran jarak jauh dengan cara spesial ini. Setelah kedua pihak mengetahui dan menyepakati, maka transaksi pembelajaran bisa segera dimulai. Baik pembelajaran berbasis daring maupun berbasis luring.

6. "Berarti tidak bisa langsung PJJ setelah tidak ada KBM di Sekolah?"
BISA, bila sekolah (guru) dan keluarga siswa (orang tua siswa) memiliki sarana komunikasi, dan telah terbiasa dengan perubahan strategi seperti ini.
Namun dengan berbagai alasan kendala dan keterbatasan, maka selalu perlu ada jeda pembelajaran. Hal ini dimanfaatkan sekolah untuk melakukan kegiatan nomor 5.

7. "Kalau tidak langsung belajar kasihan anak anak, orang tua kesulitan mengawasi anak anak"
Benar, kami menyadari hal itu. karena kecuali kami sebagai guru, kami juga orang tua dari anak anak kami yang sekolah di tempat lain.

Percayalah, kami sedang berjuang berusaha menyusun formula pembelajaran jarak jauh yang tepat baik dan mudah atau sederhana untuk dapat melayani siswa baik moda daring atau pun moda luring.

_*C. Kesimpulan_*
Pembelajaran harus tetap dilaksanakan. Pembelajaran berpihak kepada peserta didik.
Pendataan atau analisis tantangan hambatan dan peluang atau potensi yang ada untuk pembelajaran jarak jauh segera dilakukan, dan ditentukan tindakan yang tepat.

Sekolah merumuskan merencanakan berbagai model pembelajaran, sesuai kebutuhan.

Berbagai istilah tidak perlu didebatkan, berbagai model tak perlu diperselisihkan, namun keterlaksanaan pembelajaran meski jarak jauh, dalam zona waspada pandemi Covid-19  dapat terlaksana, itu yang harus diutamakan.

Dengan berbagai upaya kesabaran dan ketulusan, tujuan pembelajaran akan tercapai. Tujuan pendidikan akan kita dapatkan. Masyarakat tercerahkan.

Wasit wicasono
SMP negeri 30 Kabupaten Tebo

Kamis, 29 Juli 2021

BDR PJJ PTM DARING LURING

Tanya Jawab
Wali Murid-Guru

Oleh: Wasit Wicasono

....."Pak izin bertanya, anak anak  Daring atau PJJ, anak anak nggak sekolah, lalu bagaimana belajarnya? Pak kami memilih luring saja ya Pak, ini nomor WA anak saya, Terima kasih dan mohon maaf.".... 

....."Mohon maaf Pak, anak saya LURING saja, kami tidak punya laptop Pak, mohon maaf ya Pak, Terima kasih"...... 

..... " Pak mulai kapan kita belajar daring? Jadwalnya apa sama dengan pelajaran biasa? Maaf ya Pak mengganggu aktifitas nya, Terima kasih'.... 

....."BELAJAR JARAK JAUH"..... 
..... "PEMBELAJARAN JARAK JAUH"..... 

*_A. latar belakang_*
Pandemi COVID-19 sedang dalam fase waspada (warna Oranye) dimungkinkan penyebaran akan lebih tinggi, bila ada kerumunan. 

Bila siswa berada di rumah, tidak ada kerumunan di sekolah, diharapkan akan memberikan dampak positif, yaitu mengurangi resiko penularan virus COVID-19. 
Pendidikan penting, kesehatan utama. 

Siswa harus tetap belajar, guru tetap harus mengajar. Namun siswa dan guru terbentang jarak, dan jauh. Guru di sekolah siswa di rumah. PEMBELAJARAN HARUS TETAP BERLANGSUNG, untuk menghindari _LEARNING LOSS_. 

*_B. Mencari solusi_*
1. "Apa solusi dari keadaan tersebut? "
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau istilah lain Belajar dari rumah (BDR) 

2. "Bagaimana caranya?" 
Siswa/ orang tua dan guru/sekolah memanfaatkan berbagai alat komunikasi misal telepon, smartphone, android, tablet, laptop, komputer, radio atau lainnya. Baik yang hanya terkoneksi dengan gelombang radio ataupun signal internet. Semua itu dijadikan sebagai sarana komunikasi bahkan transaksi informasi pembelajaran. Baik komunikasi teks, suara, atau video, bahkan berbasis digital. Dapat juga berupa pertemuan digital di ruang maya atau kelas maya biasa disebut _virtual learning._  Atau, sekali seminggu siswa ke sekolah (terjadwal) mengambil lembar kerja (LK) untuk pedoman mengerjakan di rumah. 

3. "Nomor 2 itu mana yang daring mana yang luring?"
Komunikasi siswa dan guru menggunakan jaringan internet, dinamakan *dalam jaringan* (daring) sementara yang diluar jaringan internet (luar jaringan: luring) 

4. "Siapa yang daring siapa yang luring? 
Siswa dan guru yang dapat melakukan transaksi komunikasi menggunakan jaringan, memanfaatkan untuk pembelajaran, mereka disebut melakukan pembelajaran daring. 
Selain itu, dinamakan luring. 

5. "Kapan waktunya daring, kapan waktunya luring?"
Karena kedua pihak jarak jauh, perlu diawali komunikasi, lalu menyusun jadwal. Setelah kedua pihak mengetahui, maka akan terjadi transaksi pembelajaran. Baik via daring maupun luring. 

6. "Berarti tidak bisa langsung daring atau luring, setelah anak anak tidak PTM? "
BISA, dengan syarat bila sekolah (guru) dan keluarga siswa (orang tua siswa) memiliki jaringan komunikasi.
Seandainya tidak bisa langsung melaksanakan pelayanan pembelajaran jarak jauh, bukan menjadi hal yang buruk, karena sistem management sedang mempersiapkan, mungkin juga faktor-faktor kesiapan kedua pihak yang belum memadai. 

7. "Kalau nggak langsung belajar kasihan anak anak, semestinya jangan kosong nggak ada kata nggak belajar"
Benar, kami sebagai guru, juga secara pribadi adalah orang tua. Kami juga merasa Kasihan bila terlalu lama anak anak tak ada kegiatan pembelajaran. Namun percayalah, kami sedang menyusun formula pembelajaran jarak jauh yang dapat melayani siswa baik moda daring atau pun moda luring. 

_*C. Kesimpulan_*
Pembelajaran harus dilaksanakan. Pembelajaran berpihak kepada peserta didik. 
Pendataan atau analisis tantangan hambatan dan peluang atau potensi yang ada untuk pembelajaran jarak jauh segera dilakukan. 

Sekolah merumuskan merencanakan berbagai model pembelajaran, sesuai kebutuhan. 

Berbagai istilah tidak perlu didebatkan, berbagai model tak perlu diperselisihkan, namun keterlaksana pembelajaran meski dalam zona JARAK JAUH dapat terlaksana. Dengan berbagai upaya kesabaran dan ketulusan, tujuan pembelajaran akan tercapai. Terakhir tujuan pendidikan akan bersama sama kita dapatkan. Masyarakat tercerahkan. 

Wasit wicasono
SMP negeri 30 Kabupaten Tebo

Rabu, 28 Juli 2021

PTMT dan PJJ

PTMT berganti PJJ

oleh: Wasit Wicaksono. 

Pendidikan dan pembelajaran berpihak kepada peserta didik. 

Siswa harus tetap belajar. 
Semua siswa harus tetap mendapatkan pelayanan pembelajaran. Saat tatap muka tidak dapat dilakukan, maka belajar jarak jauh merupakan solusi yang harus dilakukan. 

Dua metode dapat dilakukan:
1. Berbasis teknologi/ pembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring adalah pembelajaran menggunakan perangkat terkoneksi dengan internet. Pembelajaran ini menggunakan beberapa platform, misal zoom meeting, WAG, Google Workspace for Education, (kementerian telah menyiapkan akun belajar) Selanjutnya guru dan siswa melakukan komunikasi dan transaksi elektronik kegiatan pembelajaran. Inilah pembelajaran daring. 

2. Berbasis manual. Pembelajaran jarak jauh di Luar Jaringan (luring). Hal ini dilakukan karena sebagian pihak atau kedua pihak tidak ada atau tidak memiliki akses terkoneksi dengan internet. 
Maka solusi atas keadaan ini adalah guru menyiapkan lembar kerja peserta didik (LKPD) dengan instruksi yang jelas. Pelayanan pembelajaran luar jaringan (luring) 

LKPD tiap mata pelajaran disiapkan guru untuk kegiatan siswa selama setidaknya untuk dua pekan. 

Pekan pertama secara  bergatian (dijadwalkan) siswa ke sekolah mengambil LKPD. 
Siswa mengerjakan kegiatan di rumah sesuai instruksi. 
Dua pekan kemudian siswa mengumpulkan tugas ke sekolah, (dijadwalkan) guru memberikan LKPD untuk kegiatan pekan selanjutnya dan memberikan umpan balik pekerjaan siswa. 

Dalam kendala tertentu siswa dapat ke sekolah atau ke rumah guru atau sebaliknya untuk memberikan atau mendapatkan pelayanan pembelajaran atau pendidikan. 

Semua kegiatan dilakukan Dengan mematuhi protokol kesehatan ketat.

Salam sehat salam pendidikan. 

Tetap dalam Gerbang pendidikan karakter, SMP NEGERI 30 KABUPATEN TEBO. 
Berprestasi Berbudaya Didasari Imtaq dan Iptek serta Berwawasan Lingkungan. 

Cc. Ibu Pengawas Syamsuni Bungo

Selasa, 20 Juli 2021

MySAPK?

Aplikasi ini merupakan alat bantu untuk memudahkan ASN dalam pengecekan data kepegawaian dan berita terkait info kepegawaian seperti mengecek data PNS, gaji, update data mandiri dan lainnya. https://drive.google.com/file/d/1XGdsLL2E1NVz-46vzt8-G7k0Lv1Lsmgu/view?usp=sharing https://drive.google.com/file/d/1gGRXMauPOSsXXaQSfq3LpRlzMf42p2Td/view?usp=sharing

Rabu, 14 Juli 2021

Sambutan Penutupan PLS

Sambutan
PENUTUPAN PLS

Assalamu'alaikum Wr.. Wb..
Selamat Siang,
Salam sejahtera untuk semua,

Puji syukur Kehadirat Allah SWT, Tuhan YME.
Teriring salam dan doa kepada Nabi Muhammad SAW.

Bapak Ibu GTK yang saya hormati dan saya banggakan.
Peserta didik yang kami cintai juga kami banggakan.

Selama tiga Hari kita melaksanakan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah. Sesuai dengan pedoman serta mematuhi protokol kesehatan. Pengenalan lingkungan sekolah dari struktur organisasi sekolah, sarana dan prasarana, tata tertip dan kedisiplinan, hingga Kurikulum sekolah bagian penilaian, kenaikan kelas dan kelulusan. Semoga semua pengetahuan dasar tersebut dapat diimplementasikan oleh semua peserta didik baru khususnya dan semua peserta didik umumnya.

Kecuali itu pola keteladanan menjadi unsur penting dalam proses implementasi dan pembiasan. Baik dari teman sejawat, kakak kelas terutama GTK. Pembinaan, penghargaan dan peringatan juga menjadi unsur yang tak kalah baliknya.

Terima kasih sekali lagi kepada seluruh Guru Pembimbing Pengenalan lingkungan sekolah, serta seluruh GTK yang berperan menyukseskan kegiatan

Mulai besok, peserta didik akan melaksanakan Kegiatan Pembelajaran dengan pola Pertemuan Tatap Muka Terbatas. Belajar Tatap Muka secara bergantian, sehari tatap muka sehari Pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Terbatas juga karena kita selalu menerapkan protokol kesehatan. Menerapkan protokol kesehatan karena saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19. Mari kita ikuti anjuran pemerintah untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan, demi menjaga keselamatan dan kesehatan kita bersama. Mari bersama sama berdoa dan berikhtiar agar pandemi ini segera berlalu dari sekitar kita negara kita juga bumi kita tercinta.

Bapak ibu GTK yang saya hormati,
Peserta didik yang kami sayangi, 

Selamat menyongsong Kegiatan Pembelajaran tahun pelajaran 2021/2022 SMP NEGERI 30 Kabupaten Tebo. Semoga sehat selalu dan semangat selalu.

Pembelajaran yang menyenangkan, pembelajaran yang bermakna, pembelajaran aktif yang aman dan ramah.

Dengan mengucapkan syukur ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIIN kegiatan PLS ditutup.

Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
....... 

Selasa, 13 Juli 2021

PERAN ORANG TUA PTM Terbatas

Oleh: Wasit Wicasono


Tidak ada yang bisa mengelak dari keadaan pandemi COVID-19. Mengalah pada keadaan bukan keputusan yang benar. Mencari solusi adalah tindakan yang bijaksana. Peran orang tua pada PTM Terbatas maupun PJJ membantu pencapaian tujuan Pembelajaran bahkan pendidikan. Setidaknya membantu terciptanya pembelajaran yang efektif dan efisien.

Walaupun banyak polemik tentang PTM Terbatas dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) diistilahkan sebagai Blanded Learning, namun realitanya, pembelajaran tetap harus dilaksanakan. Meskipun hanya sebagian daerah saja yang dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan. Karena Beberapa daerah lainnya masih tetap harus melakukan pembelajaran jarak jauh. Baik pembelajaran jarak jauh dengan modal dalam jaringan (daring) maupun pembelajaran jarak jauh dengan modal luar jaringan (luring).

Orang tua dan akses interenet. Orang tua harus memberikan informasi akurat tentang ketersediaan akses internet yang baik di rumahnya. Kesuksesan pembelajaran daring dirasakan bagi sekolah dan siswa bila sama sama memiliki akses yang baik.

Namun tidak bisa dipungkiri muncul dilema baru dalam pembelajaran daring. Diantaranya anak terlalu banyak menggunakan gadget dengan dalih sedang pembelajaran daring. Kendala lain juga dirasakan oleh orang tua, saat jumlah gadget di rumah tidak sebanding dengan jumlah anak yang akan belajar secara daring. Tidak semua orang tua memiliki kecukupan jumlah gadget untuk semua anaknya yang sekolah.

Tidak semua orang tua mendampingi anak saat belajar daring. Berbagai alasan orang tua, diantaranya bersamaan dengan waktu bekerja atau tidak menguasai teknologi. Padahal mendampingi anak saat pembelajaran daring Sangat bermanfaat bagi anak, juga membantu kesuksesan pembelajaran. 

Orang tua diharapkan aktif atau secara berkala konfirmasi kepada wali kelas atau guru mata pelajaran tentang jadwal pembelajaran daring. Hal ini untuk mendapatkan informasi terbaru bila ada kendala atau perubahan jadwal yang tidak dapat dielakkan. Sekolah melalui grup orang tua hendaknya juga aktif memberikan informasi terbaru. Namun kendala yang lain kadang informasi dari sekolah hanya sampai kepada siswa dan tidak diketahui oleh orang tua.

Sebelum pelaksanaan pembelajaran daring sekolah hendaknya telah melakukan komunikasi dengan orang tua siswa tentang pembelajaran jarak jauh. Sekolah memberikan nomor HP wali kelas, guru mata pelajaran untuk komunikasi efektif. Orang tua siswa mengetahui konsekuensi logis dari pembelajaran daring. Orang tua siswa menanyakan hal hal penting kepada sekolah atau wali kelas atau guru mata pelajaran terkait teknis pembelajaran daring.

Sekolah memberikan jadwal pembelajaran daring kepada orang tua siswa. Hal ini memungkinkan orang tua siswa dapat mengatur penggunaan gadget bagi anaknya yang akan daring lebih banyak daripada jumlah gadged yang ada.

Komunikasi sekolah dengan orang tua secara efektif dan berkala. Guru harus komitmen dengan jadwal yang telah ditetapkan. Orang tua membantu dan mendampingi siswa keperluan pembelajaran daring. Orang tua bisa melarang siswa untuk mengakses internet bila tidak sesuai jadwal pembelajaran daring. Ini jawaban dari kegundahan wali murid terhadap siswa yang sering mengatasnamakan pembelajaran daring dengan waktu yang tidak pasti.

Perubahan jadwal pembelajaran daring secara tiba-tiba akan membuat berantakan sistem pembelajaran. Baik jadwal antara mata pelajaran lainnya, atau penggunaan gadget siswa di rumah.

Hari Guru SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo dan Kantor Pajak Rimbo Bujang

Senin, 12 Juli 2021

Sosialisasi Literasi Digital di masa PLS

Pentingnya menambah wawasan bagi siapapun yang ingin tetap aman dan nyaman dalam kemajuan zaman. Perlunya pengetahuan tentang memilah memilih informasi byang benar atau salah. Manfaat atau sebaliknya juga menjadi perhatian penting untuk diajarkan sejak dini. 

Dengan memperkaya literasi digital, masyarakat akan menjadi lebih bijak, lebih santun, dan lebih produktif dalam memanfaatkan informasi digital. Masyarakat akan lebih teliti menyaring informasi hoax, informasi palsu, dan tidak mudah tergelincir dalam ujaran-ujaran kebencian yang seringkali merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Gerakan Nasional Literasi Digital dengan beragam tema akan memperkaya khasanah pengetahuan masyarakat mengenai Digital Ethic, Digital Culture, Digital Safety, dan Digital Skill.

Mari kita dukung Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia. Di sekolah dengan program Gerakan Literasi Sekolah. 

SAMBUTAN PEMBUKAAN PLS OLEH KEPALA SEKOLAH

Oleh: Wasit Wicasono

Assalamu'alaikum
Selamat pagi
Salam sejahtera untuk semua

Puji syukur Kehadirat Allah SWT, Tuhan YME. Teriring salam kepada Nabi Muhammad SAW. 

Bapak Ibu GTK yang saya hormati dan saya banggakan. 
Peserta didik yang kami cintai juga kami banggakan. 

Hari ini kita mulai melaksanakan kegiatan Pertemuan Tatap Muka Terbatas. Terbatas karena kita selalu menerapkan protokol kesehatan. Menerapkan protokol kesehatan karena saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19. Mari kita ikuti anjuran pemerintah untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan, demi menjaga keselamatan dan kesehatan kita bersama. Mari bersamasama sama berdoa dan berikhtiar agar pandemi ini segera berlalu dari sekitar kita negara kita juga bumi kita tercinta. 

Bapak ibu GTK yang saya hormati, 
Peserta didik yang kami sayangi, 

Kegiatan kita tiga hari pertama ini dinamai dengan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Kegiatan ini dilandasi oleh peraturan uang disertai dengan rambu-rambunya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bapak Ibu guru yang ditugaskan. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan prosedur dan suplemennya, serta menyesuaikan dengan segala keadaan. 

Kegiatan PLS memiliki tujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan dasar tentang sekolah, baik struktur organisasi sekolah, organisasi siswa dan kegiatan sekolah, sarana prasarana, infrastruktur, tata tertib dan sistem pembelajaran dan penilaian serta kenaikan dan kelulusan. Peserta didik paham akan hak dan kewajibannua, tanggung jawabannya sebagai individu, kelompok, anggota kelas, anggota organisasi, warga sekolah, warga masyarakat, dan anggota keluarga masing-masing. 

Kecuali itu kegiatan PLS juga menekankan penguatan pendidikan karakter, dengan prinsip menjadi teladan dan keteladanan. Serta Tidak boleh lupa menyuluhan tentang pentingnya protokol kesehatan selama di lingkungan sekolah khususnya dan di manapun umumnya. 

Kegiatan PLS Terbatas dengan waktu dan terbatas akan kegiatan. semoga dengan keterbatasan ini kita tetap dapat melaksanakan dengan efektif dan efisien serta mendapatkan hasil yang maksimal. 

Selamat mengikuti kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah tahun pelajaran 2021/2022 SMP NEGERI 39 Kabupaten Tebo. Semoga sehat selalu dan semangat selalu. 

Dengan mengharapkan Ridho Allah SWT, Tuhan YME, BISMILLAHI RAHMANIROHIIMI kegiatan PLS dimulai..... 

PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH