SELAMAT DATANG DI BLOG PENDIDIKAN WASIT WICASONO
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2015

SMP NEGERI 30 TEBO MENGIKUTI LPIR TINGKAT SMP


VERA FITRIANI PEMENANG FLS2N PROVINSI JAMBI TAHUN 2014


Vera Fitriyani, kelas 8 SMP Megeri 30 Kabupaten Tebo punya bakat menyanyi. suaranya bagus, menurut pengakuannya, mulai hobi menyanyi sejak kelas 3 SD. tiap ada kesempatan Vera Fitriani mencoba menyanyi, bahkan untuk seleksi di berbagai acara. Festifal dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2014 memberi kesempatan yang luas untuk Vera tahun ini. berawal dari seleksi di sekolah, @smpn 30 kab tebo, dilanjutkan dengan seleksi tingkat kecamatan Rimbo Bujang, seleksi tingkat Kabupaten Tebo, dan seleksi tingkat Provinsi Jambi, yang dilaksanakan pada dari Rabu, 14 Mei 2014, di lantai 5 BALLROOM NOVITA HOTEL Jambi, dengan lagu wajib PANTANG MUNDUR, (Karya Titik Puspa), SIMPONI RAYA (karya Guruh Sukarno Putra) dan Lagu Daerah Jambi, pilihan, TUNJUK AJAR, Vera Fitriani terpilih sebagai wakil Provinsi Jambi untuk ikut FLS2N tingkat Nasional yang diwacanakan akan diselenggarakan di pada Bulan Juni 2014 di Semarang. semoga SRIKANDI kecil SMPN 30 Kab Tebo dapat mewakili Prov Jambi. Semoga........

TAUSIAH, DALAM RANGKA PERINGATAN MAULID NABI




BKN Menerapkan Sistem Kenaikan Pangkat Secara Otomatis Setiap 4 Tahun

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2015/05/pns-naik-pangkat-secara-otomatis-tiap-4-tahun.html

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mulai tahun ini mengubah mekanisme pelayanan proses kenaikan pangkat PNS. BKN menerapkan sistem kenaikan pangkat secara otomatis setiap 4 tahun. Kenaikan pangkat ini tanpa harus melalui mekanisme pengusulan oleh instansi tempat kerja PNS kepada BKN seperti yang diterapkan selama ini.

Mengulang, Membaca SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015

 Sumber: http://10503269.siap-sekolah.com/2015/05/15/mengulang-membaca-sambutan-menteri-pendidikan-dan-kebudayaan-ri-pada-hari-pendidikan-nasional-2-mei-2015/

Mengulang membaca paragraf ke-2 dan ke-3 pada halaman 5, berkali-kali, berkali kali, tidak ada puasnya, beberapa pertanyaan yang sangat menyentuh, mari kita jawab pertanyaan tersebut dengan mewujudkannya. bekerja sama dengan pemerintah, sekolah/guru dan masyarakat.
"Ki Hadjar Dewantara menyebut sekolah dengan istilah “Taman”. Taman merupakan tempat belajar yang menyenangkan. Anak datang ke taman dengan senang hati, berada di taman juga dengan senang hati, dan pada saat harus meninggalkan taman, maka anak akan merasa berat hati. Pertanyaannya, sudahkah sekolah kita menjadi seperti taman? Sudahkah sekolah kita mejadi tempat belajar yang menyenangkan?
Sekolah menyenangkan memiliki berbagai karakter, di antaranya adalah sekolah yang melibatkan semua komponennya, baik guru, orang tua, siswa dalam proses belajarnya; sekolah yang pembelajarannya relevan dengan kehidupan; sekolah yang pembelajarannya memiliki ragam pilihan dan tantangan, di mana individu diberikan pilihan dan tantangan sesuai dengan tingkatannya; sekolah yang pembelajarannya
memberikan makna jangka panjang bagi peserta didiknya."

Siswa Kelas IX SMP N 30 Tebo Setelah Lulus Dianjurkan Mendermakan Baju Seragam Sekolah Layak Pakai


Pengumuman kelulusan siswa kelas IX tinggal menghitung hari. Kegiatan Belajar Mengajar telah tidak ada lagi, aktivitas siswa masih seperti biasa datang ke sekolah, dan tetap menggunakan seragam sekolah sesuai jadwal. siswa piket kelas dan lingkungan sekolah tetap dilaksanakan, bahkan masih menjadi petugas Upacara Bendera hari Senin, sesuai jadwal, sebagian mulai mengisi formulir pendaftaran siswa baru di SMA, SMK, yang melakukan penerimaan siswa baru melalui penjaringan prestasi akademik. sebagian di ruang BP berkonsultasi tentang pilihan sekolah. disela-sela kegiatan tersebut mereka melakukan persiapan resepsi pentas seni, dan pelepasan/ penyerahan kembali kepada wali murit. dalam agenda pelepasan, diwacanakan kegiatan penyerahan pakaian sekolah layak pakai kepada sekolah untuk didermakan kepada rekan lain/ adik kelasnya yang masih membutuhkan.
Melalui Pembina Upacara, Wali Kelas, juga Guru BP, wacana mendermakan pakaian  sekolah layak pakai ini selalu disampaikan, untuk membiasakan berderma/berbagi, menghindari kemubaziran, menghindari perilaku negatif coret-coret baju, atau bahkan berkonvoi menggunakan pakaian sekolah yang telah coreng moreng. Meskipun selama ini tidak pernah dilakukan, namun kiat ini mesti tetap dilaksanakan.

UBAH KARAKTER ANDA ???

Coba renungkan dengan baik, sebenarnya orang yang kuat itu pemarah atau penyabar?

Orang penyabar itu kuat (walaupun dia sedang tidak enak hati), karena
dia mampu mengendalikan hidupnya dan mengelola pikirannya sedemikian
rupa saat emosi menghentak hidupnya seketika. Mengatur respon adalah
ilmu termahal yang cukup langka.

Senin, 08 Juni 2015

GELAR PENDIDIKAN



Sebelum tahun 1993, gelar sarjana yang ada di Indonesia antara lain

Doktorandus (Drs.)
Doktoranda (Dra.)
Insinyur (Ir.)

Minggu, 25 Januari 2015

Sudahkah Kita Profesional?



Bapak dan Ibu Guru yang terhormat,
Sudahkah kita professional ? 

Sudahkah kita memenuhi kriteria berikut:

1.    Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.

2.    Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.

Rabu, 23 November 2011

artikel

"Tetapkan Tujuan Hidup"


"Without goals, and plans to reach them, you are
like a ship that sail with no destination"
--
                               (Fritzhugh Dodson)
Itulah perumpamaan bagi orang yang tidak punya
tujuan dalam hidupnya.

Banyak orang melakoni perannya, tapi tidak tahu
arah hidup yang ingin ditujunya. Mereka-reka hidup
adalah apa yang kemudian dilakukannya.

Bila sesuatu hal buruk terjadi, mereka akan berdalih
nasib tak berpihak padanya.

Tidak jarang seseorang baru menyadari tujuan
hidupnya pada usia tua. Sangat disayangkan memang.

Seringkali orang tidak berani melakukan perubahan
dalam hidupnya. Dia hanya menunggu, dan menunggu
adanya perubahan tersebut... hingga akhirnya tujuan
hidupnya tidak tercapai!

Sebenarnya, tidak masalah jika kita harus mengubah
tujuan hidup beberapa kali. Hal yg terpenting adalah
setiap saat kita mempunyai tujuan hidup yang ingin
dicapai.

Setidaknya kita tahu ke mana kita akan berjalan dan
strategi apa yang harus diambil.

4 Cara Yang Bisa Kita Pakai Untuk Menetapkan
Tujuan Hidup:
1. Apa sebenarnya keinginan kita?
    Tanyakan pada hati nurani, apa sebenarnya
    keinginan kita untuk beberapa tahun ke depan?

    Tidak ada salahnya kita bermimpi. Kita
    tidak perlu malu mengakuinya, lagipula, tokh tidak
    ada biaya yang harus kita keluarkan untuk
    sekedar bermimpi.
2. Kumpulkan informasi.
    Dengan mengumpulkan informasi, kita
    bisa lebih mudah mencapai tujuan yang diinginkan.

    Jika ada orang lain yang sudah berhasil melakukan
    yang kita  inginkan, belajarlah dari mereka.
    Lakukan apa yang mereka kerjakan!
3. Jangan diam.
    Lakukan sesuatu dan secara terus menerus yang akan
    membawa kita  pada impian hidup yang diinginkan!
4. Tingkatkan kemampuan
    Jika ada cara yang kita lakukan terbukti efektif
    dan mendekatkan pada tujuan yang ingin dicapai,
    maka alangkah baiknya jika kita berusaha untuk
    meningkatkan kemampuan dan menambah kecepatan
    kinerja agar tujuan hidup kita lebih cepat tercapai.

Jika keempat hal di atas kita lakukan secara terus
menerus tanpa lelah dan bosan, Insya-Allah kita
akan mendapatkan tujuan hidup yang diinginkan.

Kitaibaratnya adalah seorang 'pemahat' atas
gambaran kehidupan kita sendiri. Dan seorang
pemahat yang baik akan selalu memiliki 'planning'
terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang
terbaik.

Dalam hal ini, kita pun hanya bisa sebesar dan
sebahagia sebagaimana tujuan yang telah kita
tentukan. Oleh sebab itu, pahatlah diri kita
sebaik-baiknya!

PENGALAMAN PERTAMA MENGGUNAKAN MEDSOS

Karya Maulida Kurniawati  Dulu, waktu aku kelas 4 SD, pertama kali aku mengenal media sosial. Rasanya seperti menemukan dunia baru yang supe...